Program Sanitasi di Peternakan Ayam
Kebersihan kandang memegang peranan penting bagi kesehatan ayam. Diperlukan suatu program sanitasi yang baik dalam persiapan kandang untuk memastikan kandang bersih sebelum ayam masuk dan selama fase pemeliharaan.
Menurut Hartono (2003) masa persiapan kandang dibagi menjadi 2 (dua) tahap yaitu :
1. Masa Persiapan kandang pertama dilakukan sebelum DOC masuk (setelah masa panen berakhir). Dilakukan pembersihan dan desinfeksi kandang serta peralatan.
2. Masa Persiapan kandang kedua dilakukan tepat sebelum DOC datang. Persiapan yang dilakukan adalah pemasangan peralatan untuk fase brooding.
Berikut ini adalah tahapan persiapan kandang :
1. Bersih kering, yaitu kandang dibersihkan dari litter, debu dan kotoran kemudian disapu.
2. Kandang dicek ulang terhadap kerusakan dan dilakukan perbaikan-perbaikan.
3. Bersih basah, yaitu lantai, dinding dan layar dibersihkan dengan cara disemprot air menggunakan pompa bertekanan tinggi.
4. Lantai dan dinding/ tiang setinggi 1 m dilapisi kapur dengan perbandingan 25 kg kapur dalam 100 liter air. Salah satu fungsi dari kapur adalah sebagai koksidiostat .
5. Dilakukan pembersihan dan desinfeksi peralatan kandang (tempat makan dan tempat minum), kemudian dikeringkan dan disimpan di dalam kandang.
6. Kandang ditutup rapi dengan layar penutup.
7. Lantai di beri alas karung plastik (untuk kandang panggung) dan ditebari sekam.
8. Kandang disemprot dengan desinfektan (Fenokap®).
9. Sekam dilapisi kertas Koran.
Kebersihan kandang selama pemeliharaan ayam harus senantiasa diperhatikan terutama kebersihan sekam dan peralatan kandang. selama fase brooding hingga masa panen, sekam tidak pernah diganti. Hanya dilakukan penambahan jika dinilai sekam yang ada sudah terlalu basah dan kotor. Kotoran yang ada di sekam tidak dibuang, bahkan kotoran dan sisa pakan yang ada dibuang langsung ke litter. Hal ini tentu kurang baik, karena seharusnya sisa pakan di buang ke tempat terpisah di luar kandang. Sekam yang kotor karena sisa pakan akan mengundang tikus dan siput (Rasyaf 2006).
Kandang dan peralatan yang kotor dan bau akan mengundang lalat yang merupakan vektor penyakit. Untuk mengatasi lalat di kandang digunakan Evy-gone (Metadation 0.05%) dengan cara ditabur di atas sekam dan di dalam piringan makan (feeding pan) yang ditempatkan di luar flok sebagai pemancing lalat.

![kirimkan tulisan anda [Dunia Veteriner]](http://duniaveteriner.com/wp-content/uploads/2009/05/kirim-tulisan1.gif)
