Dermatofitosis karena infeksi yeast (ragi)
- 01.04.10
- Kesehatan hewan, obat kulit kucing, pengobatan penyakit kulit, penyakit kulit pada anjing
- Comments Off
Anjing dan kucing yang terinfeksi yeast umumnya disebabkan oleh Pitirosporum canis atau Malassezia pakhidermatis.
Gejala klinis
Anjing dan kucing terinfeksi akan mengalami lesi pada kulit disertai alopesia dan eritematosa dan diliputi oleh serum yang mengering. Daerah lesi di kulit mengalami penebalan dengan predileksi daerah leher dan tubuh bagian ventral serta anggota gerak dengan aspek basah dan berwarna kemerahan.
Diagnosa penunjang
Pemeriksaan mikroskopik kerokan kulit atau biopsi kulit di atas gelas obyek diberi Diff-Quik (American scientific product) dengan pembesaran 450x kemudian dicari gerombolan yeast tersebut di antara sel-sel epitel skuamosa kulit.
Differensial diagnosa
Penyakit dermatosis akibat bakteri, ektoparasit, atau mikosis lain.
Terapi
Menurut Dharmojono (2001), terapi yang digunakan yaitu secara topikal dan sistemik. Terapi topikal menggunakan Ketokonazol krim 2% digosokkan sekali sehari selama 2 minggu dan dipping 2x seminggu selama 4 minggu dengan menggunakan Lime sulfur dips (Lym-Dyp-DVM). Secara sistemik menggunakan Ketokonazol per os 10 mg/kg bb 2x sehari selama 4 minggu.
Sumber: Dharmojono (2001)
Print This Post
































![kirimkan tulisan anda [Dunia Veteriner]](http://duniaveteriner.com/wp-content/uploads/2009/05/kirim-tulisan1.gif)
![Download [Dunia Veteriner]](http://duniaveteriner.com/wp-content/uploads/2009/12/banner_oke.gif)


No Comments
RSS feed for comments on this post.