Logo ‘Veteriner’ di Pasar Pramuka
- 12.19.09
- dunia veteriner, logo apotik, Logo farmasi, logo Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia
- Comments Off
Pada Jumat, (18/12/2009) atau bertepatan dengan tahun baru islam, 1 Muharram 1431 H, penulis jalan-jalan di pasar pramuka Jakarta, sebuah pasar yang lumayan bersih yang dikelola oleh PD. Pasar Jaya Jakarta, sang Perusahaan Daerah, Pengelola 151 pasar yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta miliknya pemerintah provinsi DKI Jakarta.
Saat keliling bersama drh. Amir Mahmud, sembari membeli beberapa kebutuhan klinik (obat, alat-alat kesehatan hewan dll), penulis terkejut ketika melihat banyak logo berlambang ‘V’ yang dihujam sebuah tongkat dan terdapat ular melilit ditongkat tersebut. Sebuah logo yang tentu saja tidak asing bagi insan dunia veteriner. Dipasang diberbagai deretan ruko di pasar pramuka Jakarta.
Ya, logo khas ‘V’ alias veteriner adalah logo untuk kedokteran hewan. Mungkin jika tidak perhatian, tidak ada yang salah dengan pemasangan logo ‘V’ tersebut. Karena memang apotik juga merupakan satu rangkaian yang tidak terputus dalam ‘jaring-jaring’ sistem dunia veteriner (baca: sistem kesehatan hewan). Kedokteran hewan pasti membutuhkan obat dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan apotik (baca: farmasi). Oleh karenanya, logo veteriner yang di pasang didepan apotik merupakan suatu pertanda bahwa apotik tersebut adalah apotik yang menjual obat-obat khusus hewan. Hal ini agar tidak keliru dengan apotik yang menjual obat untuk manusia. Mengingat obat pada hewan, tidak disarankan diberikan kepada manusia, sedangkan obat manusia tidak apa-apa diberikan ke hewan sepanjang ada resep dari dokter hewan dan menurut pertimbangan tertentu dari seorang dokter hewan.
Berkaitan dengan logo ‘V’ di pasar pramuka Jakarta, ternyata apotik yang bersangkutan (yang memasang logo ‘V’) tidak khusus menjual obat untuk hewan. Tetapi justru menjual obat untuk manusia. Bahkan ketika ditanya apakah menjual vitamin khusus untuk hewan seperti Vit. B kompleks (produknya milik PT.Medion), Injectamin, Biosan TP (produknya PT.SANBE), Injectavit (poduk PT.Kalbe Farma), Vitamix (Produknya PT.Wonder), tidak satupun obat yang dicari ditemukan. Tidak jelas, apakah memang stock obat tersebut habis, atau memang ‘mereka’ tidak pernah tahu tentang obat untuk hewan tersebut, yang jelas, jawabannya obat tidak ada.
Jika kita baca dari berbagai literatur kedokteran, logo yang berkaitan dengan kedokteran manusia sudah jelas. Demikianpun dengan logo yang berkaitan dengan kedokteran hewan pun juga telah jelas. Simbol tulisan ‘V’ yang tidak lain berasal dari kata Veteriner artinya adalah sesuatu yang berkaitan dengan hewan dan berbagai penyakit-penyakitnya. Sudah menjadi logo resmi Internasional sebagai lambang kedokteran hewan.
Lebih jauh, logo yang berkenaan dengan farmasi/obat-obatan ternyata tidak lepas dari lambang Cawan yang dililit oleh ular. Gelas/mangkuk atau cawan (cup atau bowl) tersebut secara historis (menurut sejarahnya) itu milik Hygeia, yakni seorang anak dari Asclepius (Dewa pengobatan dan penyembuhan dalam mitologi yunani), Dan Hygeia adalah dewi kesehatan, kebersihan dan sanitasi. Sedangkan Ular dari Epidaurus (nama kota) itu merupakan staf dari Asculapius, yang sering dilambangkan sedang minum dari mangkuk atau gelas tsb, sebagai simbol penyembuhan. Demikian tulis salahsatu teman menjawab pertanyaan di Yahoo! Answers.
Semoga pihak-pihak terkait bisa memahami dan segera mengevaluasi agar masyarakat tidak ‘rancu’ berkenaan dengan logo tersebut diatas. Mungkin tidak hanya dipasar pramuka, ditempat lain mungkin ada. Jadi, mari kita bersama-sama membangun sebuah kebenaran. Agar tidak menjadi keliru. termasuk logo PDHI juga sering dikelirukan. Untuk logo PDHI yang benar, silahkan mencarinya diwebsite ini.
Print This Post
































![kirimkan tulisan anda [Dunia Veteriner]](http://duniaveteriner.com/wp-content/uploads/2009/05/kirim-tulisan1.gif)
![Download [Dunia Veteriner]](http://duniaveteriner.com/wp-content/uploads/2009/12/banner_oke.gif)


No Comments
RSS feed for comments on this post.