Kedokteran Hewan Unair lolos sertifikasi ISO 9001:2008, IWA 2:2007 dan Malcolm Baldrige
- 12.20.09
- Umum, lustrum fkh unair, lustrum unair, profesi, sertifikasi kedokteran hewan, sertifikasi profesi dokter hewan
- Comments Off
Prestasi besar kembali dicapai Universitas Airlangga awal bulan ini. Setelah menempuh proses yang cukup panjang, hari ini Unair dinyatakan lolos tiga sertifikasi sekaligus, yaitu ISO 9001:2008, IWA 2 : 2007 dan Malcolm Baldrige. Lolos tiga sertifikasi sekaligus ini tentu merupakan salah satu kado terbaik untuk Universitas Airlangga yang baru saja menggelar peringatan Lustrum XI.
Audit ISO, IWA 2 dan juga Malcolm Baldrige ini dilakukan oleh Bureau Veritas Certification, sebuah lembaga sertifikasi bonafit. Mereka melakukan audit eksternal selama tiga hari mulai tanggal 2 Desember hingga 4 Desember 2009. Ketua tim auditor dari Bureau Veritas, Yulius Untung,M.Eng mengatakan, setelah diudit berdasarkan sejumlah standar mutu yang terdapat dalam pasal-pasal ISO 9001:2008, IWA 2:2007 dan Malcolm Baldrige, Unair dinyatakan layak dan berhak untuk mengantongi tiga sertifikasi ini, dan merupakan satu-satunya di Indonesia yang berhasil memperoleh ketiga-tiganya. Untuk institusi pendidikan, standardisasi yang dirujuk adalah ISO 9001:2008 dan IWA 2: 2007. Sedangkan Malcolm Baldrige ini adalah score yang ditentukan dari pengukuran result kinerja atau performance sebuah institusi. “ISO 9001 ini adalah model standar untuk quality management systems, IWA 2 ini merupakan panduan implementasi ISO 9001 untuk layanan pendidikan, sedangkan Malcolm Baldrige ini untuk pencapaian Business Excellence-nya. Semacam score pengukuran hasil kinerja,”ujar Yulius Untung.
Dalam National Quality Award Level, tingkatan kualitas sebuah institusi tidak hanya sekedar diukur dari tahapan peroleh ISO saja, namun juga meningkat ke tahap performance management dan juga business excellence.
Dalam pencapaian business excellence ini, Unair sebagai institusi pendidikan yang memiliki mutu terstandarisasi harus mampu memberikan layanan terbaik kepada stakeholdernya. Tak hanya sekedar proses pelaksanaan manajemen layanan tersebut namun juga penilaian terhadap hasil kinerjanya. “Salah satu kelebihan Unair dalam pengelolaannya adalah adanya Airlangga Integrated Management Systems yang saya rasa baru satu-satunya di perguruan tinggi, dimana yang distandarkan tidak hanya satu bagian saja, namun juga menyeluruh ke seluruh jajaran, mulai fakultas, biro hingga unit-unit yang ada,”puji Yulius.
Wakil Rektor 1, Prof. Dr.H.Zainudin, Apt mengatakan, untuk sertifikasi ini ada 13 lingkup direktorat/lembaga dan fakultas yang di ISO-kan. Tepatnya 10 direktorat/lembaga, dua fakultas (FKH dan FIB) dan satu program studi yaitu prodi S1 Manajemen. Tahun depan dalam proses audit lanjutan, ia menargetkan semua fakultas di Unair sudah ber-ISO semua. “Ini semua sudah masuk dalam academic milestone kita dimana penjaminan mutu itu menjadi salah satu poin akuntabilitas akademik yang harus diperjuangkan, caranya dengan melakukan standarisasi baik nasional maupun internasional,”jelasnya. ISO yang dilakukan Unair ini memang agak berbeda dengan yang dilakukan oleh universitas lainnya. “Yang kami standarisasi tidak hanya satu bagian saja, namun secara komprehensif atau menyeluruh. Tidak hanya bagian tertentu yang kami unggulkan namun semuanya,”imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Pusat Penjaminan Mutu (PPM) Universitas Airlangga, Dra. Hartati, M.Si mengatakan perjalanan panjang pencapaian ISO ini tak lepas dari kerja keras dan koordinasi yang solid antar seluruh lini. “Awalnya kami dapat dana rupiah murni sebesar 600 juta yang digunakan untuk SOP (standard operating procedure) direktorat saja. Kami pikir kok eman ya kalau SOP saja, akhirnya dana tersebut, melalui persetujuan rektor, kami alokasikan untuk proses standardisasi melalui ISO 9001:2008, IWA 2 :2007 sekaligus Malcolm Baldrige. Kami menyewa konsultan yang mengajari kami bagaimana mempersiapkan diri menghadapi standardisasi tersebut. Kami ikuti workshop dan sejumlah pelatihan sambil terus melakukan sejumlah pembenahan. Dan Alhamdulillah, ini hasilnya, Unair berhasil lolos,”ujarnya. Setelah lolos, Hartati mengatakan ada sejumlah pe-er besar yang harus dikerjakan oleh Unair. “Pe-er terbesarnya adalah bersikap konsisten dan komitmen terhadap pencapaian ISO ini,”tambahnya.
sumber: http://unair.ac.id/berita.unair.php?id=1134 (2009)
Print This Post
































![kirimkan tulisan anda [Dunia Veteriner]](http://duniaveteriner.com/wp-content/uploads/2009/05/kirim-tulisan1.gif)
![Download [Dunia Veteriner]](http://duniaveteriner.com/wp-content/uploads/2009/12/banner_oke.gif)


No Comments
RSS feed for comments on this post.