Ayo Konsumsi Telur Ayam untuk Meredam Darah Tinggi

telur-ilustrasiPenelitian terbaru dari sebuah hasil penelitian di Jepang menyatakan ceker ayam punya khasiat buat meredam darah tinggi. Menurut Jurnal Japan Society for Bioscience Tsukuba bahwa kandungan zat kolagen (chicken collagen extract) pada ceker ayam setara aktivitasnya dengan obat antihipertensi golongan ACE-inhibitor. Mekanismenya adalah Kandungan Kolagen ceker ini bisa menurunkan kadar rennin dalam plasma, sehingga tidak mengungkit tekanan darah menjadi lebih tinggi.

Jadi pendekatan darah tinggi dengan diet kini diperkaya lagi oleh kehadiran ceker ayam. Sebelum ini yang diketahui berperan mengendalikan tekanan darah adalah mineral kalium. Itu maka pada mereka yang darah tinggi, asupan buah harus memadai. Tak cukup satu dua kali sehari, melainkan empat porsi buah dan sayur.

Selain ceker ayam, para ahli dari Universitas Alberta, Kanada, yang juga dimuat di Jurnal Japan Society for Bioscience Tsukuba bahwa telur ayam juga bermanfaat bagi pengidap darah tinggi. Telur yang dimasak ternyata berpotensi setara dengan antihipertensi ACE-inhibitor, sepertinya ceker ayam.

Melihat manfaat yang besar dan baik dari telur ayam, sudah saatnya ketakutan berlebihan akan telur perlu dihapuskan. Justru tidak makan sumber protein hewani ini akan berakibat fatal bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Mengingat telur adalah sumber asam amino (essential amino acid) paling lengkap.

Dampak tidak makan telur ayam
Bila tidak mengonsumsi telur sama sekali, kebutuhan tubuh akan delapan jenis asam amino esensial tidak terpenuhi. Tubuh tidak bisa memproduksi asam amino. Akibatnya, Kekurangan salah satu atau lebih asam amino menimbulkan sejumlah keluhan dan penyakit. Konsumsi telur dua-tiga kali seminggu sangat dianjurkan, terlebih konsumsi telur masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Menurut Data FAO (Organisasi pangan dunia) tahun 2006 konsumsi telur masyarakat Indonesia hanya 67 butir/kap/tahun, padahal dalam setahun ada sekitar 365 hari. Artinya orang Indonesia belum tentu seminggu sekali makan telur. Jauh kalah dibandingkan Malaysia dan Thailand. Sungguh memilukan sekaligus memalukan! Ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kita semua!


Sumber; Diolah dari kompas.com

  • Share/Bookmark
Print This Post Print This Post

Baca juga artikel lainnya :

2 Comments

  • Gembi says:

    Saya pernah mendengar bahwa kuning telur dapat menyebabkan penyakit kolesterol,makanya atlet binaraga hanya mengkonsumsi putih telur saja.
    Apakah hal tersebut benar atau salah? Mohon Jawabannya

    Terimakasih

  • Gembi says:

    Ada lagi yang mau saya tanya mengenai Asam Amino.
    Apakah seorang vegetarian tipe vegan dapat memenuhi kebutuhan asam amino hanya dari protein nabati?

    terimakasih….

RSS feed for comments on this post.