Macan Tutul akhirnya Harus masuk rumah Warga

Keberadaan hewan di muka bumi ini secara umum sudah mulai terusik. Mulai dari langkanya sumber makanan yang tersedia di alam hingga tergesernya habitat hewan akibat perluasan lahan oleh manusia. Informasi terbaru datang dari Kabupaten Pati. Seekor macan harus masuk rumah warga untuk berlindung. Padahal habitat asli macan bukanlah rumah, sekalipun rumah berkategori mewah.

Menurut kompas.com, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Tengah menangkap seekor macan tutul (Panthera pardus) jantan yang masuk ke rumah penduduk di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (2/9). Hewan langka yang diduga lari karena habitatnya rusak tersebut kini dirawat sementara di Taman Margasatwa Mangkang, Kota Semarang.

Macan tutul dengan panjang 1,5 meter dan berusia 2-3 tahun itu lari dari kawasan hutan Gunung Muria, Kabupaten Pati, dan ditemukan bersembunyi di kamar mandi di rumah milik Tugiyo di Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.

”Hewan ini dipastikan bukan hewan peliharaan, tetapi dari alam liar. Kini hewan tersebut kami amankan,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah Minto Basuki. Penangkapan dilakukan selama sekitar satu jam. Permasalahan ini adalah realitas yang kita hadapi bersama. Peran dokter hewan sangat besar dan sangat strategis, khususnya dalam mengembalikan kondisi kesehatan hewan tersebut.


sumber: diolah dari kompas.com

  • Share/Bookmark
Print This Post Print This Post

Baca juga artikel lainnya :

No Comments

Comments are closed.

RSS feed for comments on this post.