Studi Literatur: Mengenal Kasus RSS (Kekerdilan)
- 08.13.09
- Kesehatan hewan, ayam kerdil, Kasus RSS, Keadaan patologi, Kekerdilan pada ayam, Kondisi RSS, paper RSS, RSS
- Comments Off
Runting Stunting Syndrome (RSS) atau kekerdilan merupakan suatu sindrom pada ayam, terutama pada ayam broiler (ayam pedaging) akibat adanya berbagai derajat gangguan pertumbuhan (ringan sampai berat). Kejadian RSS dapat dikaitkan dengan berbagai infeksi virus (virus enteric infection), bakteri (bacterial enteric infection), mikotoksin (micotoxin infection), protozoa (Eimeria sp, Cryptosporidium sp) dan berbagai factor manajemen peternakan (management causal) seperti defisiensi vitamin dan mineral.
Sehubungan dengan hal tersebut, penyebab RSS cenderung bersifat multi factorial dan bersifat multi agen, sehingga nama lain dari RSS pun sangat beragam, yakni Runting and leg weakness, pale bird syndrome, malabsorbsion syndrome, brittle bone disease, diarrhea and stunting, helicopter disease dan infectious stunting syndrome.
Adapun proses kejadian (patogenesa) RSS tersebut setidaknya ada 4 kausal, diantaranya adalah:
1. Agen-lesio pada traktus digestivus-malabsorbsi-gangguan absorbs nutrisi- malnutrisi-stunted
2. Agen-lesio pada traktus digestivus-septisemia-lesio pada pancreas-maldigestive-malabsorbsi-malnutrisi-stunted
3. Agen-lesio pada thyroid-hiposekresi hormone pertumbuhan-stunted
4. Agen-immunosupresi-septicemia-stunted
Secara klinis, kejadian RSS biasa menyerang pada ayam berumur 4-6 hari. Anak ayam terlihat kerdil (adanya gangguan pertumbuhan), lesu, malas bergerak, sayap menggantung (wing to hang) dan terlihat mengkonsumsi feses meskipun pakan cukup tersedia, diare berbentuk mucous (seperti pasta) yang menempel disekitar kloaka. Bahkan dapat mengakibatkan kematian dan berdampak pada berbagai system tubuh ayam, yakni system hematopoetic, system musculoskeletal, system endocrine,kulit dan system syaraf.
Para ahli melaporkan bahwa organ target RSS adalah usus. Hal ini didasarkan oleh beberapa pengamatan, bahwa penyakit yang menyerupai RSS dapat ditularkan kepada anak ayam dengan cara inokulasi homogenate usus dari ayam yang terinfeksi syndrome tersebut. Anak ayam yang menderita RSS akan mengalami peningkatan aktifitas alkalin fosfatase usus, yang dapat merupakan akibat dari penyakit dari saluran pencernaan. Selain itu, RSS dapat mengakibatkan gangguan pada proses digestive dan absorbsi berbagai nutrient penting dalam pakan, yang mendukung berbagai manifestasi penyakit tersebut. Selain itu, RSS juga dapat mengakibatkan lesion pada pancreas, kelenjar thyroid dan menyebabkan septicemia.
Secara patologi anatomi, kondisi RSS akan teramati berupa distended abdomen, gaseous intestinal content, catarrhal enteritis, atrofi pancreas dan dilatasi proventrikulus.
sumber: Dari berbagai sumber
Print This Post
































![kirimkan tulisan anda [Dunia Veteriner]](http://duniaveteriner.com/wp-content/uploads/2009/05/kirim-tulisan1.gif)
![Download [Dunia Veteriner]](http://duniaveteriner.com/wp-content/uploads/2009/12/banner_oke.gif)


No Comments
RSS feed for comments on this post.